Gelar Kuliah Pengawasan Partisipatif di UMK, Hamiruddin Udu: Mahasiswa Harus Menjadi Bagian Pemantau Pemilu di 2024

Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu saat memberikan arahan pada Kuliah Pengawasan Partisipatif dan Penandatangan MoU antara Bawaslu Sultra dengan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) di Aula UMK, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (8/12/2021)/Foto: Fandi

Kendari, Badan Pengawasan Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara – Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu meminta kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) agar menjadi bagian dalam proses pemilu/pemilihan tahun 2024 sebagai pemantau pemilu. Hal itu disampaikan dalam Kuliah Pengawasan Partisipatif dan Penandatangan MoU antara Bawaslu Sultra dengan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) di Kendari, Rabu (08/12/2021).

“Pemilu 2024 adalah momentum pemilu/pemilihan yang sangat besar, karena tahun 2024 kita akan memilih secara langsung di lima pemilihan sekaligus yakni Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Kab/Kota, DPD serta Kepala Daerah secara serentak. Ini sangat berpengaruh terhadap demokrasi di Indonesia di lima tahun yang akan datang,“ ujarnya.

Ketua Bawaslu Sultra dua periode ini juga mengajak mahasiswa UMK agar memiliki peran aktif sebagai agen kontrol sosial dan mempersiapkan diri bahwa sebagai pemilih yg memiliki integritas.

“Melalui proses kegiatan penandatangan MoU antara Bawaslu Sultra dan UMK, para mahasiswa bisa mendapatkan banyak pengetahuan tentang pengawasan pemilu/pemilihan dan ikut berpartisipasi sebagai pemantau pemilu pada pemilu/pemilihan yang akan datang,“ tutupnya.

Sementara itu, Rektor UMK Muhammad Nur menyampaikan bahwa UMK sering terlibat terhadap kegiatan Bawaslu di Sultra, sebagai contoh salah satu mahasiswa UMK pernah mengikuti kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) tingkat menengah wilayah Sulawesi Tenggara.

“Ini adalah hal yg sangat baik dan kami merasa terhormat karena kegiatan Bawaslu Sultra ini bisa melibatkan kami dari unsur akademik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan “Kami sebagai pihak akademik membuat suatu terobosan yakni melakukan kegiatan yang dinamakan Kampus Merdeka, ini membuka ruang kepada mahasiswa untuk bisa magang sebagai bentuk kegiatan di luar kampus dan bisa menjalin kerja sama dengan Bawaslu Sultra, KPU Sultra maupun instansi lainnya,“ ucapnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini dilangsungkan di Aula UMK dengan dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Sultra, Kepala Sekretariat Bawaslu Sultra beserta Pejabat Administrator lingkup Bawaslu Sultra, Rektor UMK, Para Dekan di UMK dan diikuti secara daring oleh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara serta Mahasiswa UMK.

Penulis/Editor: Humas Bawaslu Sultra

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*