Abhan: Integritas, Soliditas dan Profesionalitas Pengawas Pemilu Kunci Sukses Pilkada 2020
|
Baubau, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara €“ Bawaslu Sultra menggelar kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Persiapan Penanganan Pelanggaran Pilkada Tahun 2020 bertempat di Villa Sunset Lakeba, Kota Baubau Sulawesi Tenggara, Sabtu (4/1/2020)
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu RI Abhan, SH.,MH. beserta Kepala Bagian SDM Bawaslu RI serta dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Sultra beserta Kepala Sekretariat Bawaslu Sultra serta Kasubag dan Staf lingkup Bawaslu Sultra.
Adapun peserta dalam kegiatan ini adalah Ketua dan Anggota Bawaslu Kab/Kota se-Sulawesi Tenggara, Koordinator Sekretariat 7 Kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada tahun 2020 serta staf HPP masing-masing dua orang dari 7 Kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada tahun 2020.
Dalam sambutannya, Abhan mengapresiasi kinerja Bawaslu Sultra dan jajarannya karena pada saat pelaksaan Pemilu 2019 sudah tidak ada lagi Pemungutan Suara Ulang (PSU) pasca Putusan MK.
€œTidak adanya PSU pasca Putusan MK di Bawaslu Sultra menunjukan kerja-kerja pengawasan kita lebih optimal dan beberapa kali MK mengapresiasi kerja Pegawasan kita dalam pelaksanaan pemilu 2019 kemarin€ ungkapnya.
Abhan juga menambahkan 7 Bawaslu kabupaten yang melaksanakan Pilkada tahun 2020 harus benar-benar bekerja dalam proses pengawasan setiap tahapan Pilkada dan yang tidak melaksanakan Pilkada harus dapat membuat program-program misalnya pengawasan pemutahiran data pemilih yang mengikut jadwal KPU, membentuk program pengawasan partisipatif dalam mendorong masyarakat untuk ikut melaksanakan pengawasan pada Pilkada 2020.
€œTantangan Pilkada 2020 tidak ringan karena Pilkada berbeda situasi politiknya dengan Pemilu 2019. Pada Pilkada 2020 isu yang diangkat isu lokal namun isu yang ada di Pemilu adalah isu sentralis, maka dari itu Bawaslu Kab/Kota yang menyelenggarakan Pilkada harus menguatkan kapasitas penguatan kerja-kerja kita untuk melaksanakan pilkada 2020 dengan baik sesuai Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku€ terangnya.
Dalam sambutannya juga, Abhan menjelaskan bahwa pada penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 agar tidak ada lagi praktek politik uang, politik sara, netralitas ASN dan pelanggaran Pilkada lainnya. Oleh karena itu Bawaslu Kab/Kota harus memperkuat tindakan pencegahan dan pengawasan dalam setiap tahapan Pilkada tahun 2020.
Abhan juga menambahkan bahwa Bawaslu baru melakukan survey dan hasil yang didapatkan adalah sudah baik secara kelembagaan.
€œKita baru selesai melakukan survey dan hasilnya Bawaslu lebih baik dari Unsur Penyelenggara Pemilu lainnya. Ada tiga aspek penilaian yang baik yaitu dimensi kelembagaan, dimensi komunikasi serta dimensi pengawasan, namun ada beberapa yang dinilai masyarakat belum optimal yakni pada dimensi penindakan diantaranya penindakan politik uang, politisasi sara dan netralitas ASN€ jelas Ketua Bawaslu RI ini.
Terakhir Ketua Bawaslu RI menyampaikan bahwa soliditas, integritas dan profesinalitas dari Pengawas Pemilu merupakan kunci suksesnya Pilkada 2020 sehingga tanggung jawab dalam melakukan kinerja pengawasan, penyelesaian sengketa dan penindakan pelanggaran pada tiap-tiap Bawaslu Kabupaten yang menyelenaggarakan Pilkada 2020 harus bisa lebih optimal.
Sementara itu Ketua Bawaslu Sultra dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua Bawaslu RI karena sudah meluangkan waktunya ke Provinsi Sulawesi Tenggara dan memberi arahan kepada jaranan Pimpinan dan Staf Bawaslu Sultra serta peserta kegiatan Rakernis bagaimana kebijakan bawaslu terkait pelaksaan pilkada tahun 2020.
€œTujuan kita di Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kab/Kota adalah ikut mensukseskan program-program dari Pimpinan Bawaslu RI agar pelaksanaan pilkada 2020 bisa berjalan jujur, adil dan demokratis€ ungkapnya.
Penulis: Baini
Post by: Jack
Foto: Abu