Lompat ke isi utama

Berita

Bedah Buku Srikandi Mengawasi Pemilu, Tegaskan Peran Perempuan dalam Pengawasan Pemilu

Bedah Buku Srikandi Mengawasi Pemilu, Tegaskan Peran Perempuan dalam Pengawasan Pemilu

Kota Bau-Bau€“ Bawaslu Republik Indonesia Menggelar Kegiatan Bedah Buku Srikandi Mengawasi Pemilu Edisi Provinsi Sulawesi Tenggara, Kegiatan ini menghadirkan jajaran Bawaslu Ri, Bawaslu Sultra, Akademisi, Tokoh Masyarakat, Serta Berbagai Elemen Perempuan Yang Turut Mendiskusikan Kiprah Perempuan Dalam Sejarah Pengawasan Pemilu, bertempat di Villa Nirwana BauBau pada hari Selasa tanggal 25 September 2025, Foto/Anti.

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, dalam sambutannya menegaskan bahwa buku Srikandi Mengawasi Pemilu merupakan bentuk komitmen Bawaslu untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan agar hadir dalam pengawasan pemilu.

€œBuku srikandi pengawas pemilu merupakan komitmen dari Bawaslu untuk membuka ruang yang seluas-luasnya bahwa pengawas pemilu adalah milik perempuan maupun laki-laki. Sejarah perempuan harus didengar, sejarah perempuan harus bisa didiskusikan,€ tegas Lolly Suhenty, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu RI.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara, Iwan Rompo Banne, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana refleksi dan penguatan peran perempuan dalam demokrasi. Menurutnya, kehadiran perempuan dalam pengawasan pemilu bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari upaya bersama menjaga kualitas pemilu di Indonesia.

€œBuku ini menjadi catatan berharga bahwa kontribusi perempuan dalam pengawasan pemilu telah nyata sejak lama. Bawaslu Sultra berkomitmen untuk terus mendorong keterlibatan aktif perempuan di setiap tingkatan pengawasan,€ ujar Iwan.

Melalui bedah buku ini, diharapkan semakin banyak generasi muda, khususnya perempuan, yang termotivasi untuk terlibat aktif dalam mengawal demokrasi. Diskusi yang berlangsung juga menjadi ruang bertukar pengalaman, gagasan, dan inspirasi bagi penguatan peran perempuan sebagai pengawas pemilu.

Untuk informasi kegiatan ini berlangsung selama 1 (satu) hari dan menghadirkan narasumber eksternal para penulis buku dari 8 (delapan) provinsi serta narasumber  nasional. Kegiatan ini menghadirkan jajaran bawaslu ri, bawaslu sultra, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen perempuan yang turut mendiskusikan kiprah perempuan dalam sejarah pengawasan pemilu.

Penulis/Editor : Gd/Thity

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle