Lompat ke isi utama

Berita

Beri Kuliah Umum di Universitas Haluoleo, Abhan: Proses Demokrasi adalah Pilihan untuk Mewujudkan Keadilan

Beri Kuliah Umum di Universitas Haluoleo, Abhan: Proses Demokrasi adalah Pilihan untuk Mewujudkan Keadilan
Ketua Bawaslu Abhan, Sh., MH, Saat Kuliah Umum €œPembangunan Demokrasi Indonesia: Peluang Dan Tantangan Dari Aspek Pengawasan Pemilu€œ Di Gedung Rekrotat Lantai IV Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa, 14 September 2021/Foto: Fandi Kendari, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara  - Ketua Bawaslu Abhan, SH., MH dalam arahanya mengatakan bahwa kegiatan kita hari ini adalah bentuk kegiatan sharing pengalaman Bawaslu yang mengawasi tugas fungsi Pemilu di Indonesia yakni Pemilu legisltatif 2019 maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, tentu ini adalah tugas dan fungsi kami Bawaslu baik di Tingkat Provinsi maupun di Kabupaten Kota, €œ ujarnya. Kalau kita bicara demokrasi saya kira ini menjadi pilihan bangsa Indonesia, Indonesia telah memilih bahwa negara ini mengambil sistem demokrasi. Dan tentu ini yang harus kita kawal terus proses demokrasi ini agar demokrasi ini betul-betul mewujudkan keadilan. Demokrasi ini sebagai sarana, tapi tujuan akhir kita berdemokrasi itu adalah untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan masyarakat. €œTentu bahwa masih barangkali ada kekurangan dan lain sebagainya, tantangan itulah yang perlu kita perbaiki bersama-sama, bukan demikian demokrasi itu yang disalahkan, tapi kita perbaiki mana yang kurang, €œ tegasnya. Abhan juga menambahkan bahwa, kita tidak bisa memungkiri memang bahwa semua kekuasaan lembaga negara ini dihasilkan dari proses demokrasi. Presiden sebagai pemangku legislatif tertinggi juga lahir dari proses demokrasi, DPR RI, DPR Provinsi, DPRD Kabupaten kota itu juga lahir dari proses Pemilu demokrasi. Dan proses demokrasi pemilu inilah yang menghasilkan aktor-aktor politik. Dan saat ini kalau kita bicara kewenangan, kekuasaan partai politik tidak ada di lembaga negara Indonesia ini yang tidak lahir dari proses politik, €œ terangnya. Apa yang harus diperankan dari teman-teman kampus dari dunia akademis bisa mewarnai demokrasi ini bisa berintegritas dengan baik. Saya kira kampus ini menghasilkan orang-orang yang punya visi-misi, edukasi, maka menurut saya orang kampus jangan apolitik, harapan saya teman-teman mahasiswa jangan antipati terhadap politik, €œ tutupnya. Penulis : Sastriana Djamin
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle