Buka SKPP di Baubau, Afif: Tujuan SKPP Mengajak Masyarakat dalam Mengawal Demokrasi
|
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat memberikan pengarahan dalam membuka SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021 di Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin, 23 Agustus 2021/Foto: Humas Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara
Bau-Bau, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara - Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menjelaskan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) adalah program Bawaslu yang kemudian masuk sebagai program unggulan dan program prioritas Presiden Jokowi yang digelar 100 (seratus) titik serta melibatkan 10.000 (sepuluh ribu) peserta.
€œKenapa SKPP ini dilaksanakan disaat tidak ada tahapan Pemilu/Pemilihan karena ditujukan untuk sosialisasi yang tujuannya adalah untuk pencegahan dengan harapan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan pada Pemilu/Pemilihan,€ujarnya saat membuka SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021 di Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin, (23/8/2021).
Afif mempersilakan kepada para kader melanjutkan cita-citanya setelah SKPP. Hanya saja dia berpesan untuk tetap menanamkan perspektif pengawasan yang dapat memahami apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat Pemilu/Pemilihan.
€œPara peserta sekalian, kemana kalian setelah SKPP ini?. Silahkan anda semua bercita€“cita setinggi apapun, raih mimpi kalian, silahkan untuk menjadi dosen, silahkan ingin masuk partai politik, atau apapun itu. Namun saya berpesan apapun cita€“cita yang kalian impikan nanti tetap tanamkan di benak kalian perspektif atau sudut pandang pengawasan yang memahami apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam tahapan Pemilu/Pemilihan," pesannya.
Kita perlu melakukan pencegahan sehingga orang-orang semakin tahu bahwa berita hoaks tidak boleh disebarkan dan isu SARA sangat membahayakan. Dengan demikian kinerja penyelenggara Pemilu (Bawaslu dan KPU) semakin ringan dan pemilu semakin berkualitas," tuturnya.
€œTerselenggaranya SKPP ini diharapkan dapat melahirkan alumni yang dapat menjadi mata, telinga Bawaslu yang akan lantang berteriak tolak politik uang, lantang melawan berita-berita bohong, dan lantang dalam menolak politisasi SARA,€ harapnya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu menambahkan bahwa demi terwujudnya Pemilu yang berintegritas bermartabat dan berkualitas, masyarakat harus dilibatkan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan nantinya masyarakat bisa tahu apa yang harus dilakukan dalam mengawal pesta demokrasi ke depan.
€œTadi dalam mars Bawaslu sudah disebutkan bahwa Bawaslu harus bersama-sama dengan masyarakat dalam mengawasi dan menegakkan Pemilu, Bawaslu tidak akan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat dalam mengawal Pemilu/Pemilihan,€ tutupnya.
Penulis/Foto: Humas Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara