Di Tengah Pandemi Covid-19, Bawaslu Sultra Buka Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Secara Daring
|
Jajaran Bawaslu Prov. Sultra saat Pembukaan SKPP Daring Live via Youtube (Senin, 4/5/2020), foto by: Fandy
Kendari, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara - Pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Daring yang disiarkan langsung Via Youtube pada Senin, 4 Mei 2020 di Aula Kantor Bawaslu Prov. Sultra.
Mengawali sambutan, Kepala Sekretariat Bawaslu Sultra, Rapiuddin mengapresiasi seluruh peserta dan memberikan ucapan selamat datang kepada 140 peserta yang tersebar di 17 Kab./Kota untuk mengikuti SKPP daring di wilayah Sultra selama 3 (tiga) bulan ke depan. Para peserta akan mengikuti pembelajaran audiovisual serta diakhiri dengan evaluasi dan mereka akan tergabung dalam grup webkusi.
Dalam penjelasannya dikatakan, SKPP yang diinisiasi oleh Bawaslu RI ini, secara konvensional telah dilaksanakan oleh beberapa Provinsi. Sultra belum menjadi proritas nasional dalam melaksanakan kegiatan SKPP Daring. Namun di tengah pandemi Covid-19, kebijakan anggaran diharuskan melaksanaan SKPP di seluruh Provinsi melalui metode daring atau online, sekalipun dalam pembatasan sesuai protokol kesehatan. €œUntuk itu saya berharap kepada seluruh jajaran Bawaslu Sultra agar memberikan dukungan secara maksimal sehingga kegiatan ini dapat berjalan secara optimal€, tutupnya.
Selanjutnya, Anggota Bawaslu Sultra, Munsir Salam dalam sambutannya mengungkapkan Program SKPP Daring ini adalah suatu ikhtiar Bawaslu RI yang diaktualisasikan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kab/Kota pada 17 Kab/Kota di Sulawesi Tenggara dalam rangka mendorong masyarakat luar dalam mensukseskan pemilu dan pemilukada, kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat dengan adanya peserta sebanyak 140 orang yang ikut berpartipasi. €œSaya sebagai Koordinator Divisi Pengawasan mengharapkan agar peserta SKPP Daring Sultra untuk tetap semangat mengikuti rangkaian kegiatan dalam program SKPP Daring ini sehingga tujuan dicanangkannya kegiatan ini dapat tercapai bagi kita semua€, ungkapnya.
Kemudian, Anggota Bawaslu Sultra, Ajmal Arif menambahkan bahwa Bawaslu bersama jajarannya telah berusaha serius dan sungguh-sungguh mengaktifkan program terkait pengawasan dengan cara melakukan salah satu inovasi dengan sebuah terobosan salah satunya yakni SKPP Daring yang dulunya dilakukan secara konvensional dan hanya dibeberapa provinsi.
Dalam sambutan lain, Anggota Bawaslu Sultra, Sitti Munadarma menyampaikan bahwa SKPP Daring ini adalah inovasi dari Bawaslu RI, ditengah pandemic Covid-19 dalam rangka mendorong keterlibatan masyarakat untuk melakukan pengawasan partisipatif baik untuk Pemilu maupun Pemilukada. €œAda 3 (tiga) tahap yang akan dilewati yakni peserta akan mendapatkan pembelajaran materi terkait beberapa topik tentang Pemilu Pemilukada, Kehumasan, Pengawasan Partisipatif dan juga materi terkait teknis yakni Penanganan Pelanggaran serta penyelesaian sengketa. Kedua akan ada ruang untuk diskusi dalam hal ini pendalaman materi, dan yang ketiga akan ada evaluasi atau ujian sehingga harapan kita kepada peserta benar-benar dapat bersungguh-sungguh mengikuti seluruh proses SKPP Daring ini dengan baik dan tertib sehingga ada Output yang dihasilkan dari kegiatan ini, yakni memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melakukan pengawasan partisipatif€, jelasnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Sultra, Bahari dalam sambutannya berharap 140 orang peserta yang ikut dalam program SKPP daring ini nantinya dapat menularkan hasil pembelajaran pengawasan partisipatif ini kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di Sulawesi Tenggara. €œSaya berharap kepada seluruh peserta SKPP daring ini dapat secara maksimal mengikuti pembelajaran€, ungkapnya.
Kemudian, Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu menyampaikan bahwa sebagai pengawas pemilu, walaupun tahapan tertunda kita tetap melakukan kerja dari rumah atau WFH, dalam kondisi terkini tidak bisa membatasi kreatifitas kita sebagai pengawas pemilu, salah satu hal yang penting sebagai Pengawas Pemilu yaitu peningkatan partisipasi publik untuk mengawal Pemilu/Pilkada. Pada SKPP Daring ini, kami menghadirkan narasumber dari Pemantau Pemilu dan Akademisi. Hal ini untuk saling meningkatkan bahwa materi yang peserta akan dapatkan bisa optimal. Kader parsitipatif yang sifatnya daring kita menggunakan aplikasi online yakni Zoom, dan para peserta akan difasilitasi paket data kepada peserta, yang dapat digunakan untuk mengikuti diskusi selama berlangsung SKPP Daring ini.
Pada kesempatannya, Hamiruddin juga menyampaikan bahwa walaupun para peserta sudah lolos dalam proses SKPP Daring nanti pada saat evaluasi, ini tidak secara otomatis akan menjadi penyelengara pemilu. Kami mengajak teman-teman Kab./Kota dapat membantu peserta terkait pembelajaran pengawasan partisipatif maupun persoalan-persoalan lain terkait Pemilu/Pilkada. Bahwa ini akan menjadi modal peserta SKPP Daring untuk bisa menjawab dalam mengikuti seleksi untuk menjadi penyelenggara pemilu yang akan datang baik di KPU maupun di Bawaslu.
Ketua Bawaslu RI, Bapak Abhan saat memberikan sambutan dan membuka secara langsung SKPP daring via Zoom.(4/5/2020) foto by: fandy
Pada Pembukaan/Launching SKPP Daring ini dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu RI, Abhan dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa meskipun dalam situasi pandemi saat ini, kita mesti tetap menjalankan fungsi sebagai pengawas pemilu. Salah satu kegiatan yang diadakan adalah di media virtual.
Abhan mengapresiasi kepada Bawaslu Sultra beserta jajarannya atas kegiatan SKPP Daring ini yang banyak memanggil kader partisipatif yang ikut terlibat, dan ini merupakan diluar ekspektasi Bawaslu RI karena telah melibatkan banyak aspek masyarakat. "SKKP Daring ini mudah-mudahan banyak mendorong masyarakat dalam arti yang seluas-luasnya dan besar harapan kami bahwa Kader partisipatif dapat memberikan virus-virus pengawasan dan mendorong kualitas demokrasi Indonesia semakin baik, €œ tutupnya.
Written by: Thyty Djamin
Edited/Posted by: Jack