Pimpinan Bawaslu Sultra Mengikuti Training Pelatihan Adjudikator Justitia Training Center Bekerja Sama Dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI)
|
Pelatihan Adjudikator Angkatan I
Pelatihan Adjudikator Angkatan II
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara €“ Pimpinan Bawaslu Sultra mengikuti TRAINING PELATIHAN ADJUDIKATOR JUSTITIA TRAINING CENTER BEKERJA SAMA DENGAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA (BAWASLU RI), pada hari Kamis, 15-20 Juni 2023 Hotel Millenium Jakarta, /Foto : (Humas Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara).
Justitia Training Center kembali berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Pengembangan dan Pendidikan Latihan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Puslitbang Diklat BAWASLU RI), sukses selenggarakan In House Training Pelatihan Adjudikator di Hotel Millenium Kebun Sirih Jakarta.
Untuk informasi Kegiatan ini terbagi menjadi dua angkatan, yang dimana angkatan pertama diselenggarakan selama 4 (empat) hari pada 15 s/d 18 Juni, disusul dengan angkatan kedua yang terlaksana pada 18-20 Juni lalu.
Diketahui pada angkatan pertama kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Puslitbang BAWASLU RI Ibrahim Malik Tanjung.
Tercatat sekitar 100 peserta terdaftar dari BAWASLU se €“ Provinsi Indonesia, pelatihan ini memberikan fasilitas hingga kurikulum yang memadai kepada seluruh peserta mulai dari pengetahuan dasar hingga praktik simulasi adjudikasi dengan menghadirkan narasumber ternama yang memang ahli di bidangnya.
Mereka di antaranya adalah Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D.; Dr. H. Edi Hudiata, Lc.; M.H; Ismu Bahaiduri, S.H., M.H.; Hyang Ismalya Mihardja, S.H., MBA.; Muhammad Imam Nasef, S.H., M.H.; dan Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., CCD., CTLC., CMLC., C.Med.
Ibrahim Malik Tanjung menyampaikan apresiasi dan ucapan semangat kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan.
€œBuat Bapak/Ibu pimpinan ketua dan anggota Bawaslu Provinsi seluruh Indonesia bahwasanya kegiatan yang kita hadiri dan lakukan hari ini sangat bermanfaat sekali untuk menunjang tugas-tugas Bapak/Ibu sekalian pada saat nanti menghadapi persoalan-persoalan yang terkait dengan sengketa maupun pelanggaran-pelanggaran, semangat, merdeka!,€ ujar Ibrahim Malik.
Pelatihan adjudikator ini dinilai sangat penting. Pasalnya, tidak semua anggota BAWASLU RI berasal dari lulusan sarjana hukum sedangkan tanggung jawabnya luar biasa. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ismu Bahaiduri, S.H., M.H. selaku salah satu narasumber dalam pelatihan ini.
€œSangat penting, karena para peserta adjudikator dari BAWASLU tidak semuanya sarjana hukum. Sedangkan tanggung jawabnya luar biasa, para adjudikator harus mampu menjiwai bagaimana kerangka berfikir dia sebagai seorang hakim, dan itu tidak mudah, maka pelatihan ini salah satu cara yang paling efektif untuk membuat adjudikator yang ada di BAWASLU dapat memutus perkara dengan baik, tepat dan dengan cara efisien hingga akhirnya memberikan rasa keadilan di masyarakat yang membutuhkan keadilan dalam proses pemilu,€ ujar Ismu saat diwawancarai oleh tim Media Justitia.
Dalam kesempatan yang sama, Hyang Ismalya Mihardja, S.H., MBA. memberikan apresiasi yang tinggi kepada Justitia dan BAWASLU RI yang terus berupaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan hingga kapasitas setiap komisioner dan anggotanya.
€œBeberapa kali saya berkesempatan dengan justitia, standarisasi dari kapasitas itu diperhatikan di BAWASLU kemudian untuk Justitia itu yang saya kagumi adalah cepat tanggap dan progresif dalam arti memberikan fasilitas atau modul-modul yang spesifik memang dibutuhkan,€ pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, Justitia Training Center merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan pertama yang menyelenggarakan training adjudikator.
Muhammad Hanif Alusi, Tenaga Ahli Bawaslu RI menyampaikan kemungkinan untuk diadakannya Pelatihan Adjudikator Angkatan III dan juga Pelatihan Mediator lainnya.
€œMemang Adjudikator ini merupakan kebutuhan kita (Bawaslu) sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang. Bawaslu sejatinya merangkap dua profesi, yakni sebagai adjudikator dan juga sebagai mediator. Padahal keduanya cukup bertolak belakang dan harus dipisahkan,€ jelasnya.
Salah satu peserta pelatihan adjudikator, Darma S.Si M.H (Koordiv SDMO Dan diklat Provinsi Sulawesi Tenggara) mengaku sangat terbantu dengan penyajian materi dan teknis dari pelatihan yang diselenggarakan oleh BAWASLU RI dan Jusitita ini.
€œPelatihan yang sangat bagus, di mana penyajian materinya secara keseluruhan itu kita sangat terbantu secara teknis. Di awal kita diberikan metode-metode bagaimana melakukan mediasi, kemudian bagaimana teknis-teknis kita melakukan adjudikasi, dan dihari terakhir kita benar-benar melakukan praktik adjudikasi secara keseluruhan, dan itu sangat memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kita BAWASLU Provinsi,€ imbuhnya.
Diketahui, Presiden Direktur Justitia Training Center, Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., CCD., CTLC., CMLC., C.Med. turut menuturkan bahwa kegiatan terlaksana dengan baik. Para peserta juga mengikuti kegiatan dengan serius dengan dilatih narasumber yang tidak hanya memberikan materi secara teori, namun juga praktik.
€œPara peserta sangat antusias, diharapkan bisa mendapat keterampilan yang maksimal di proses adjudikasi, karena 2024 adalah tahun politik yang luar biasa. Pilpres, pileg dan pilkada berlangsung bersamaan di 2024, sehingga akan banyak sengketa yang dihadapi oleh Bawaslu,€ imbuh Andriansyah.
Justitia membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk meningkatkan kapasitas dan kapibilitas SDM Bawaslu yang ada di kab/kota hingga kecamatan.
Andrianyah berharap, Justitia bisa tetap memberikan pelayanan dan pelatihan terbaik di seluruh Indonesia, €œ tutupnya.
Penulis/Editor : Humas Bawaslu Sultra
Pemaparan materi oleh narasumber